Senin, 16 Oktober 2017

TEKNOLOGI

Mobile Computing
Mobile computing  adalah suatu kemampuan teknologi untuk menghadapi perpindahan atau pergerakan manusia dalam penggunaan komputer secara praktis. Tanpa disadari dalam kehidupan sehari-hari pasti membutuhkan mobile computing. Kita sebagai manusia dinamis yang senantiasa bergerak dan berkembang dari satu keadaan ke keadaan yang lain membutuhkan device yang mampu mengikuti pergerakan kita. Bergerak disini dilihat dari dua sisi yaitu orang dan device. Adapun beberapa kelebihan mobile computer antara lain Extreme Personalization,
Pengaksesan Informasi setiap saat dan dimanapun, Mobilitas tinggi tanpa kerumitan kabel (W-LAN) & Instalasi jaringan yang cepat, Kompatible yang tinggi dengan teknologi lain, Cocok untuk daerah yang belum ada infrastruktur, Reduksi biaya. Di samping itu, terdapat beberapa keterbatasan dari mobile computer, yaitu Kurangnya Bandwith, Konsumsi Tenaga, Gangguan Transmisi, Potensi Terjadinya Kecelakaan, Antarmuka Pengguna (user interface ) dengan alat.
Jenis Mobile Computing
  1. Laptop
  2. Wearable computer
  3. PDA
  4. Smart phone
  5. Carputer
  6. UMPC
Beberapa penerapan Aplikasi Mobile Computing yang telah ada yaitu, GPR (Global Positioning System), Wireless (Acess), dan GIS (Location)
Cloud Computing
Cloud Computing adalah suatu konsep umum yang mencakup SaaS, Web 2.0, dengan menggabungkan pemanfaatan teknologi komputer dan disajikan dalam bentuk suatu layanan. Yang dimaksud dengan Saas dan Web 2.0 adalah sebuah software as a service atau perangkat lunak yang berbentuk layanan, digunakan untuk mengembangkan suatu aplikasi yang berbasis web (Internet). Pada cloud computing, penyimpanan data hanya dilakukan pada server utama, sehingga pengguna hanya dapat mengaksesnya tanpa harus mengetahui infrastruktur pembuatan aplikasinya. Hanya perlu interface software saja untuk mengakses server. Interface ini pada umumnya merupakan web browser yang tersedia dengan banyak pilihan dan tidak berbayar.
Contoh Penerapan Cloud Computing, misalnya Facebook. Di dalam social networking ini memiliki berbagai aplikasi seperti game, acara undangan, tautan dan sebagainya. Dengan SaaS dan Web 2.0, pencipta Facebook menggunakannya untuk aplikasi tersebut dengan syarat harus melalui internet atau system online. Contoh lainnya seperti Hotmail, Yahoo!Mail atau Gmail. Untuk melihat email, bisa dilakukan di mana saja, yang penting ada internet dan browser. Software dan data tidak tersimpan di komputer yang dipakai melainkan terletak di cloud server.
Grid Technology
Komputasi grid atau grid computing adalah penggunaan sumber daya komputer secara bersama-sama dimana komputer tersebut terpisah secara geografis. Komputasi grid ini biasanya digunakan untuk memecahkan suatu permasalahan berskala besar.
Beberapa contoh penerapannya:
  • Scientific Simulation: Komputasi grid diimplementasikan di bidang fisika, kimia, dan biologi untuk melakukan simulasi terhadap proses yang kompleks.
  • Medical Images: Penggunaan data grid dan komputasi grid untuk menyimpan medical-image. Contohnya adalah eDiaMoND project
  • Computer-Aided Drug Discovery (CADD): Komputasi grid digunakan untuk membantu penemuan obat. Salah satu contohnya adalah: Molecular Modeling Laboratory (MML) di University of North Carolina (UNC)
  • Big Science: Data grid dan komputasi grid digunakan untuk membantu proyek laboratorium yang disponsori oleh pemerintah. Contohnya terdapat di DEISA
  • e-Learning: Komputasi grid membantu membangun infrastruktur untuk memenuhi kebutuhan dalam pertukaran informasi dibidang pendidikan. Contohnya adalah AccessGrid
  • Visualization: Komputasi grid digunakan untuk membantu proses visualisasi perhitungan yang rumit.
  • Microprocessor design: komputasi grid membantu untuk mengurangi microprocessor design cycle dan memudahkan design center untuk membagikan resource lebih efisien. Contohnya ada di Microprocessor Design Group at IBM Austin

Ubiquitous Computing


biquitous computingdapat didefinisikan sebagai penggunaan komputer yang tersebar di mana user berada. Sejumlah komputer disatukan dalam suatu lingkungan dan tersedia bagi setiap orang yang berada di lokasi tersebut. Setiap komputer dapat melakukan pekerjaan yang dipersiapkan untuk tidak banyak melibatkan intervensi manusia atau bahkan tanpa harus mendeteksi di mana pemakai berada.  Ide ubiquitous computing pertama kali disampaikan oleh Mark Weiser (1998) di Laboratorium Komputer Xerox PARC, yang membayangkan komputer dipasangkan di dinding, di permukaan meja, di setiap benda sehingga seseorang dapat berkomunikasi dengan ratusan komputer pada saat yang sama. Setiap komputer secara tersembunyi diletakkan di lingkungan dan dihubungkan secara nirkabel.
Buxton (1995) menyatakan bahwa ubiquitous computing mempunyai karakteristik utama yaitu:
  1. Ubiquity: interaksi tidak dilakukan oleh suatu saluran melalui satu workstation. Akses ke komputer dapat dilakukan di mana saja. Sebagai contoh, di suatu kantor ada puluhan komputer, layar display, dan sebagainya dengan ukuran bervariasi mulai dari tombol seukuran jam tangan, Pads sebesar notebook, sampai papan informasi sebesar papan tulis yang semuanya terhubung ke satu jaringan. Jaringan nirkabel akan tersedia secara luas untuk mendukung akses bergerak dan akses jarak jauh.
  2. Transparency: teknologi ini tidak menganggu keberadaan pemakai, tidak terlihat dan terintegrasi dalam suatu ekologi yang mencakup perkantoran, perumahan, supermarket, dan sebagainya.
Nanoscience

Nanoteknologi merupakan teknologi yang mulai berkembang saat ini. di indonesia mungkin kita masih asing dengan istilah nanoteknologi. Karena indonesia merupakan salah satu negara yang kurang memberi perhatian yang khusus terhadap teknologi nano. 

Alhamdulillah, kali ini penulis mendapatkan kesempatan untuk mengikuti seminar nanoteknologi yang diselenggarakan di kampus tercinta, yaitu Universitas Brawijaya. Seminar sekaligus konferensi nanoteknologi se Indonesia ini diadakan oleh unit aktivitas mahasiswa RKIM (Riset dan Karya Ilmiah Mahasiswa) yang bekerja sama dengan nanoclub dari berbagai universitas yang ada di Indonesia.

Materi seminar yang  pertama disampaikan oleh Prof. Sutiman. Beliau menjelaskan bahwa nanoteknolgi berangkat dari nanoscience. Nanoscience adalah salah satu bidang ilmu yang objek atau dimensinya berukuran satu per satu miliar meter yang dikaji secara komprehensif dari semua disiplin ilmu. Sedangkan nanoteknologi merupakan pengaplikasian nanoscience untuk menciptakan teknologi yang baru dan lebih efisien. Objek yang dikaji dalam nanoteknologi ini yaitu molekul yang berukuran kecil.

Selain nanoscience dan nanoteknologi, beliau juga menjelaskan mengenai nanobiologi. Dalam nanobiologi beliau menjelaskan bahwa tubuh manusia bersifat misterius dan kompleks. Yang dimaksud misterius dan kompleks disini adalah setiap tubuh manusia akan selalu berbeda-beda satu dengan yang lainnya. Seperti halnya sidik jari yang pasti berbeda antara manusia satu dengan manusia yang lainnya. Yang membuat berbeda adalah susunan DNA yang bervarisai dari setiap manusia. Beliau menekankan bahwa nanobiologi tidak dapat berdiri sendiri. Melainkan membutuhkan peran serta dari disiplin ilmu yang lain. Seperti Ilmu fisika dan matematika.

Materi yang kedua disampaikan oleh Mas Radyum Ikono, B.Eng,. M.Eng. Dengan pembahasan yang sama mengenai nanoteknologi. Beliau mengungkapkan bahwa nanoteknologi ialah ilmu dan teknik menyusun dan mngontrol atom demi atom atau molekul demi molekul menjadi new world. Beliau mengungkapkan juga bahwa nanoteknologi merupakan ilmu yang condong terhadap ilmu material. Ada hal yang menarik ketika beliau mengungkapkan teori rahasia yang menjadi dasar munculnya nanoteknologi. Yaitu teori luas permukaan dan anggapan bahwa dengan merubah ukuran suatu benda menjadi lebih kecil, maka hanya dibutuhkan tempat yang kecil pula untuk meletakkan benda tersebut. Selain itu beliau juga mengungkapkan beberapa macam dari nanoteknologi. Yaitu Bottom Up dan Top Down.
Demikian mungkin yang dapat penulis bagi. Jika anda masih merasa belum puas dengan penjelasan saya, anda bisa mencari informasi lebih lanjut mengenai nanoteknolgi di Internet. 


https://ariennanda.wordpress.com/tag/komputasi-modern/
https://endriputro.wordpress.com/2010/04/20/ubiquitous-computing/
http://sarjanaelektro.blogspot.co.id/2012/11/nanoteknologi.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar