KOMPONEN
ELEMENT-ELEMENT SISTEM
SISTEM
Pengertian
sistem menurut parah ahli :
1. C.W. Churchman
Sistem adalah seperangkat
bagian-bagian yang dikoordinasikan dengan selaras dan harmonis untuk
melaksanakan seperangkat pada tujuan.
2. Andri Kristanto
Sistem adalah jaringan kerja dari
prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk
melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu.
3. Webster’s Unabridged
Sistem adalah elemen-elemen yang
saling berhubungan membentuk satu kesatuan atau organisasi.
Pengrtian
sistem menurut saya :
Sistem adalah
seperangkat bagian-bagian yang saling berhubungan.
Elemen-Elemen
Sistem
Pengertian elemen-elemen sistem menurut para ahli:
1. Indrajit
Mengemukakan bahwa
sistem mengandung arti kumpulan-kumpulan dari komponen-komponen yang dimiliki
unsur keterkaitan antara satu dengan lainnya..
2. Jerry FutzGerald
Suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur
yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan
atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.
Pengrtian elemen-elemen sistm menurut
saya:
himpunan
dari bagian-bagian yang saling berhubungan yang secara bersama mencapai
tujuan-tujuan yang sama
Karakteristik
system
Sistem mempunyai beberapa
karakteristik atau sifat tertentu, antara lain :
- Komponen sistem (Component) : Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang
saling berinteraksi, yang saling bekerja sama membentuk suatu komponen sistem.
- Batasan sistem (Boundary) : Merupakan daerah yang membatasi suatu sistem dengan
sistem yang lain atau dengan lingkungan kerjanya.
- Sub sistem (Sub system) : Bagian-bagian dari sistem yang beraktivitas dan
berinteraksi satu sama lain untuk mencapai tujuan dengan sasarannya
masing-masing.
- Lingkungan luar sistem (Environment) : Suatu sistem yang ada di luar dari batas sistem yang
dipengaruhi oleh operasi sistem.
- Penghubung sistem (Interface) : Media penghubung antara suatu sub sistem dengan sub
sistem lain. Adanya penghubung ini memungkinkan berbagai sumber daya
menglir dari suatu sub sistem ke subsistem lainnya.
- Masukan sistem (Input) : Energi yang masuk ke dalam sistem, berupa perawatan
dan sinyal. Masukan perawatan adalah energi yang di masukkan supaya sistem
tersebut dapat berinteraksi.
- Keluaran sistem (Output) : Hasil energi yang di olah dan di klasifikasi menjadi
keluaran yang berguna dan sisa pembuangan.
- Pengolahan sistem (Process) : Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolahan
yang akan mengubah masukan menjadi keluaran.
- Sasaran sistem (Object) : Tujuan yang ingin dicapai oleh sistem, akan
dikatakan berhasil apabila mengenai sasaran atau tujuan.
Kriteria
Sistem
Ada beberapa kriteria sistem,
diantaranya adalah sebagai berikut :
- Sistem Deterministik
: Sistem yang beroperasi melalui cara yang dapat diramalkan secara tepat.
Misalnya program komputer yang melaksanakan secara tepat sesuai dengan
rangkaian instruksinya.
- Sistem Probabilistik
: Sistem yang dapat diuraikan dalam perilaku yang mungkin, tetapi selalu
ada sedikit kesalahan ramalan terhadap jalannya sistem.
- Sistem Tertutup
: Sistem yang mandiri (self contained), sistem ini tidak bertukar materai,
informasi atau energi dengan lingkungannya.
- Sistem Relatif Tertutup : Sistem yang relatif tersosialisasi dari
lingkungannya tetapi tidak sama sekali tertutup dalam arti fisik, hanya
menerima masukan yang telah ditentukan sebelumnya, dengan mengelola dan
memberi keluaran, yang juga telah ditentukan sebelumnya serta memiliki
masukan dan keluaran yang terkendali.
- Sistem Terbuka
: Sistem yang mengadakan pertukaran informasi, materi atau energi dengan
lingkungannya. Sistem ini cenderung memiliki adaptasi, yaitu dapat
menyesuaikan diri terhadap perubahan dalam lingkungannya, sehingga dapat
meneruskan eksistensinya. Sistem ini juga mengorganisasikan dira dan
mengubah organisasinya sebagai tanggapan atas perubahan keadaan.
Ada beberapa elemen yang membentuk
sebuah sistem, yaitu : tujuan, masukan, proses, keluaran, batas,
mekanisme pengendalian dan umpan balik serta
lingkungan. Berikut penjelasan mengenai elemen-elemen yang
membentuk sebuah sistem :
1. Tujuan
Setiap sistem memiliki tujuan (Goal), entah hanya satu atau mungkin
banyak. Tujuan inilah yang menjadi pemotivasi yang mengarahkan sistem. Tanpa
tujuan, sistem menjadi tak terarah dan tak terkendali. Tentu saja, tujuan
antara satu sistem dengan sistem yang lain berbeda.
2. Masukan
Masukan (input) sistem adalah segala sesuatu yang masuk ke dalam sistem
dan selanjutnya menjadi bahan yang diproses. Masukan dapat berupa hal-hal yang
berwujud (tampak secara fisik) maupun yang tidak tampak. Contoh masukan yang
berwujud adalah bahan mentah, sedangkan contoh yang tidak berwujud adalah
informasi (misalnya permintaan jasa pelanggan).
3. Proses
Proses merupakan bagian yang melakukan perubahan atau transformasi dari masukan
menjadi keluaran yang berguna dan lbih bernilai, misalnya berupa informasi dan
produk, tetapi juga bisa berupa hal-hal yang tidak berguna, misalnya saja sisa
pembuangan atau limbah. Pada pabrik kimia, proses dapat berupa bahan mentah.
Pada rumah sakit, proses dapat berupa aktivitas pembedahan pasien.
4. Keluaran
Keluaran (output) merupakan hasil dari pemrosesan. Pada sistem
informasi, keluaran bisa berupa suatu informasi, saran, cetakan laporan, dan
sebagainya.
5. Batas
Yang disebut batas (boundary) sistem adalah pemisah antara sistem dan
daerah di luar sistem (lingkungan). Batas sistem menentukan konfigurasi, ruang
lingkup, atau kemampuan sistem. Sebagai contoh, tim sepakbola mempunyai aturan
permainan dan keterbatasan kemampuan pemain. Pertumbuhan sebuah toko kelontong
dipengaruhi oleh pembelian pelanggan, gerakan pesaing dan keterbatasan dana
dari bank. Tentu saja batas sebuah sistem dapat dikurangi atau dimodifikasi
sehingga akan mengubah perilaku sistem. Sebagai contoh, dengan menjual saham ke
publik, sebuah perusahaan dapat mengurangi keterbasatan dana.
6. Mekanisme Pengendalian dan Umpan Balik
Mekanisme pengendalian (control mechanism) diwujudkan dengan menggunakan
umpan balik (feedback), yang mencuplik keluaran. Umpan balik ini
digunakan untuk mengendalikan baik masukan maupun proses. Tujuannya adalah
untuk mengatur agar sistem berjalan sesuai dengan tujuan.
7. Lingkungan
Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada diluar sistem. Lingkungan bisa
berpengaruh terhadap operasi sistem dalam arti bisa merugikan atau
menguntungkan sistem itu sendiri. Lingkungan yang merugikan tentu saja harus
ditahan dan dikendalikan supaya tidak mengganggu kelangsungan operasi sistem,
sedangkan yang menguntungkan tetap harus terus dijaga, karena akan memacu
terhadap kelangsungan hidup sistem.
DAFTAR PUSTAKA
C.W.
Churchman, 1999, pengertian sistem, Bogor
Andri
Kristanto, 2000, pengertian sistem, Cibinong
Webster’s
Unabridged, 1998, pengertian sistem, Bandung
Indrajit,
2003, pengertian elemen-element sistem, Jakarta
Jerry
FutzGerald, pengertian elemen-elemen sistem, Yogyakarta
Sumber :