NAMA KELOMPOK :
1.
A GALANG DWI
AMANDA 30113001
2.
ANTON DWI
HENDRAWAN 31113178
3.
AHMAD AFIF 30113394
4.
BIMO KURNIAJATI 31113746
5.
NORMAN SIMATUPANG 36113499
6.
TRI JULIANTO 38113958
7.
RACHMAT RIYANTO 37113083
BILANGAN
v BILANGAN ASLI
Bilangan asli adalah himpunan bilangan
bulat positif dan nol tidak termasuk. Nama lain dari bilangan ini adalah
bilangan hitung atau bilangan yang bernilai positif (integer positif).
Contoh :
ϰ
= {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9}
v BILANGAN CACAH
Bilangan cacah adalah himpunan bilangan
asli dan nol termasuk di dalamnya.
Contoh :
ϰ
= {0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9}
v BILANGAN NEGATIF
Bilangan negatif (integer negatif)
adalah bilangan yang lebih kecil atau kurang dari nol. Atau juga bisa dikatakan
bilangan yang letaknya disebelah kiri nol pada garis bilangan.
Contoh :
ϰ
= {-1, -2, -3, -4, -5, -6, -7, -8, -9, …}
v BILANGAN BULAT
Bilangan bulat merupakan bilangan yang
terdiri dari bilangan asli, bilangan nol dan bilangan negatif.
Contoh :
ϰ
= {-4, -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, 4, …}
v BILANGAN PECAHAN
Bilangan pecahan adalah bilangan yang
disajikan atau ditampilkan dalam bentuk a/b;
dimana a,
b
bilangan bulat dan b
≠ 0.
a
disebut pembilang dan b
disebut penyebut.
Contoh :
½, ¼, ¾, dll
v BILANGAN PRIMA
Bilangan prima adalah bilangan asli lebih
besar dari 1 yang faktor pembaginya adalah 1 dan bilangan itu sendiri.
Contoh :
B =
{2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, 19, 23, 29, …}
v BILANGAN KOMPOSIT
Bilangan komposit adalah bilangan asli
lebih besar dari 1 yang bukan merupakan bilangan prima atau bisa juga disebut
bilangan yang mempunyai faktor lebih dari dua. Bilangan komposit dapat
dinyatakan sebagai faktorisasi bilangan bulat, atau hasil perkalian dua
bilangan prima atau lebih.
Contoh :
ϰ
= {4, 6, 8, 9, 10, 12, 14, 15, 16, 18, …}
2
x 2 = 4 atau 2 x 2 x 2 = 8 atau 2^2 = 4 atau 2^3 = 8
3
x 3 = 9 atau 3 x 3 x 3 = 27 atau 3^2 = 9 atau 3^3 = 27
v BILANGAN
IRRASIONAL
Bilangan irrasional merupakan bilangan
real yang tidak bisa dibagi atau lebih tepatnya hasil baginya tidak pernah
berhenti. Sehingga tidak bisa dinyatakan a/b.
Contoh :
π = 3,141592653358……..
√2 =
1,4142135623……..
e =
2,71828281284590…….
v BILANGAN
RASIONAL
Bilangan rasional adalah
bilangan-bilangan yang merupakan rasio (pembagian) dari dua angka (integer)
atau dapat dinyatakan dengan a/b, dimana a merupakan himpunan bilangan bulat
dan b merupakan himpunan bilangan bulat tetapi tidak sama dengan nol. dimana
batasan dari bilangan rasional adalah mulai dari selanga (-∞ , ∞).

Bilangan pecahan / pecahan-pecahan
termasuk sekumpulan bilangan rasional.
Pecahan
desimal adalah pecahan-pecahan dengan bilangan penyebut 10, 100, dst. { 1/10,
1/100, 1/1000 }, semua bilangan ini dapat ditemukan dalam garis-garis bilangan.
Sebuah
bilangan asli apat dinyatakan dalam bentuk bilangan rasional. Sebagai contoh
bilangan asli 2 dapat dinyatakan sebagai
12/6 atau 30/15 dan sebagainya.
Bilangan Rasional
diberi lambang Q (quotient).
v BILANGAN
IMAJINER
Bilangan imajiner ditandai dengan adanya
huruf , bilangan yang mempunyai sifat i2 = −1. Secara definisi, bilangan
imajiner ini diperoleh dari penyelesaian persamaan kuadratik :
x2 + 1 = 0
atau secara ekuivalen
x2 = -1
atau juga sering dituliskan sebagai
x = √-1
Note : Bilangan ini merupakan bagian
dari bilangan kompleks.
v BILANGAN
REAL
Bilangan real adalah bilangan yang dapat
dituliskan dalam bentuk decimal, seperti 2,86547… atau 3.328184. Bilangan real
meliputi bilangan rasional, seperti 42 dan −23/129, dan bilangan irrasional,
seperti π
dan √2, dan dapat direpresentasikan
sebagai salah satu titik dalam garis bilangan.
Himpunan
semua bilangan riil dalam matematika dilambangkan dengan R (real).
Note : Dalam notasi penulisan bahasa Indonesia,
bilangan desimal adalah bilangan yang memiliki angka di belakang koma “,”
sedangkan menurut notasi ilmiah, bilangan desimal adalah bilangan yang memiliki
angka di belakang tanda titik “.”
Himpunan
semua bilangan riil dalam matematika dilambangkan dengan R (real).
v BILANGAN
KOMPLEKS
Bilangan kompleks adalah suatu bilangan
yang merupakan penjumlahan antara bilangan real dan bilangan imajiner atau
bilangan yang berbentuk a+bi.
Dimana a
dan b
adalah bilangan real, dan i
adalah bilangan imajiner tertentu. Bilangan real a
disebut juga bagian real dari bilangan kompleks, dan bilangan real b
disebut bagian imajiner. Jika pada suatu bilangan kompleks, nilai b
adalah 0, maka bilangan kompleks tersebut menjadi sama dengan bilangan real a.
Contoh :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar